Tren Buruk Manchester United Di Stamford Bridge Berlanjut

Match report Chelsea 1-0 Manchester United.

0 94

Pekan ke-11 Liga Inggris ditutup oleh pertandingan-pertandingan yang menarik. Ada Manchester City yang menjamu Arsenal yang berakhir dengan skor 3 – 1 yang dihiasi dengan beberapa keputusan kontroversial oleh wasit Michael Oliver. Ada pula Everton dan Watford yang saling berbalas gol, hingga drama perpanjangan waktu babak kedua yang mencapai 12 menit! Everton menang 3 – 2, yang berhasil membalikkan keadaan setelah sebelumnya tertinggal terlebih dahulu 0 – 2 oleh tim tamu. Partai panas lainnya adalah Chelsea yang menjamu Manchester United di Stamford Bridge. Dimana sang ‘Judas’ kembali bertamu rumah lamanya.

Chelsea 1-0 Manchester United. Credit: manutd.com

Manchester United datang ke Stamford Bridge dengan kepercayaan tinggi setelah sebelumnya berhasil menang 2 – 0 di Liga Champions dan menang tipis 1 – 0 atas tim kuat lainnya, Tottenham Hotspur. Di sisi lain, tim tuan rumah masih berada dalam bayang-bayang kekalahan 0 – 3 dari AS Roma di Liga Champions. Manchester United bertekad mematahkan rekor buruk di Stamford Bridge, Manchester United hanya mampu mencuri kemenangan satu kali pada tahun 2012 dalam 16 kali kunjungannya ke Stamford Bridge sejak 2002, itupun dengan susah payah dan menghadapi Chelsea yang bermain dengan 9 pemain. Pertandingan ini lebih menarik seiring memanasnya hubungan Conte dengan Mourinho, belum lagi saat bursa transfer Manchester United ‘membajak’ Lukaku dari Chelsea, yang pada akhirnya memutuskan membeli Alvaro Morata. Duel ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua striker.

Panasnya persaingan Mourinho dan Conte. Credit : AFP

Di pertandingan tadi, Chelsea melakukan beberapa rotasi di skuadnya dengan diistirahatkannya David Luiz dan kembalinya N’golo Kante, yang kembali berduet dengan Bakayoko sebagai double pivot. Dengan menumpuk tiga gelandang di lini tengah Chelsea mengubah formasi biasanya 3-4-3 ke 3-5-2 di pertandingan ini. Sedangkan Manchester United, menurunkan skuad yang sama seperti saat mereka mengalahkan Tottenham Hotspur dengan formasi 3-4-1-2.

Dengan skuad yang sama seperti laga terakhirnya di liga, banyak yang memprediksi Manchester United akan kembali memperagakan sepakbola defensif seperti saat menghadapi Tottenham Hotspur. Namun saat laga bergulir, ternyata anak asuh Mourinho meladeni permainan terbuka Chelsea. Bahkan saat pertandingan berjalan 8 menit, Jones melakukan gol bunuh diri tapi dianulir karena dilanggar oleh Morata terlebih dahulu.

Berselang tiga menit, Rashford membuat peluang emas di depan gawang Courtois dengan sundulannya. Sayang, bola sedikit di atas mistar. Permainan terbuka yang diperagakan Manchester United hampir berakibat fatal di menit ke-14, Bakayoko nyaris membobol gawang De Gea andai tendangannya di melebar.

Peran Rashford dan Lukaku tidak terlalu terlihat karena minimnya suplai dari lini tengah, Herrera dan Matic bermain dalam sedangkan Mkhitaryan sulit berkembang. Selain ketatnya lini tengah dan banyaknya pelanggaran yang terjadi, peluang demi peluang dari kedua kesebelasan terus menghiasi jalannya babak pertama. Namun Chelsea lah lebih banyak mengancam di sepertiga akhir dengan 5 shots on target berbanding 1 untuk United.

Pertarungan sengit terjadi di semua lini. Credit : GETTY IMAGES

Babak kedua baru dimulai, Jones sudah mendapat kartu kuning di menit 51 setelah melanggar Hazard. Giliran Herrera yang mendapatkan kartu kuning karena melanggar Hazard tiga menit berselang. Mungkin Mourinho menginstruksikan para pemainnya untuk ‘mematikan’ pergerakan Hazard, karena memang kebanyakan peluang Chelsea lahir dari pergerakan pemain Belgia ini.

 Hazard menjadi pemain yang paling diincar untuk ‘dimatikan’ pergerakannya. Credit : AFP

Malapetaka menghampiri Manchester United, umpan lambung Azpilicueta berhasil disundul dengan baik oleh Morata yang melesat masuk ke gawang De Gea. Koordinasi antar lini benar-benar buruk, saat gol terjadi. Ada 3 pemain Chelsea dan hanya ada 2 pemain United yang siap menghalau umpan Azpilicueta. Kecerobohan inilah yang dimanfaatkan pemain Chelsea yang pintar mencari ruang kosong. Manchester United dihukum dan tertinggal 1 – 0.

Morata dengan bebas menyundul bola karena tidak ada pemain yang menjaganya. Credit : CAMERASPORT

Mourinho sibuk dengan buku catatannya di pinggir lapangan, permainan Manchester United pun tidak kunjung membaik. Fellaini dan Martial melakukan pemanasan. Sepanjang 60 menit pertandingan berjalan, Manchester United hanya mampu melesakkan 2 tembakan ke arah gawang, dan hanya satu yang tepat sasaran. Martial dan Fellaini masuk menggantikan Jones dan Mkhitaryan pada menit ke-62. Mourinho memainkan formasi 4-3-3. Bukannya membenahi kualitas lini tengah, Fellaini malah membuat blunder di menit ke-65. Beruntung Smalling bisa menghentikan pergerakan Morata dalam posisi satu lawan satu.

Chelsea merespon dengan memasukkan pemain belakang yang lebih segar mengantisipasi permainan menyerang Manchester United, Rudiger menggantikan Zappacosta di menit 68. Fellaini mendapatkan kartu kuning setelah tidak sengaja menyikut Morata, jika dilihat di tayangan ulang, terlihat Morata sengaja menggerakan wajahnya ke sikut Fellaini.

Lini serang Manchester United benar-benar terisolasi di babak kedua, apalagi ditambah dengan tampil ciamiknya N’golo Kante sepanjang pertandingan. Lagi-lagi Fellaini melakukan blunder setelah kontrol bolanya kurang cermat dan berhasil direbut Bakayoko. Beruntungnya tendangannya melebar, skor masih 1 – 0.

 Lukaku terlihat frustasi. Credit : Opta

Di sisa babak kedua, Manchester United seperti biasa banyak menumpuk pemain di depan dengan build-up umpan lambung dari belakang, mengandalkan pemain-pemain bertubuh jangkung seperti Fellaini. Peluang emas datang di menit ke 87, tendangan voli Rashford melebar sedikit saja di sisi kanan gawang Courtois. Fellaini hampir mencetak gol di menit ke 90 andai tendangannya di mulut gawang tidak berhasil ditepis Courtois.

Tendangan bebas yang diambil Rashford menjelang laga berakhir, hanya menghasilkan sepak pojok yang menjadi momen terakhir sebelum pertandingan berakhir Pertandingan berakhir. Chelsea 1 – 0 Manchester United. Di sisi lapangan, Conte terlihat merayakan kemenangan ini dengan sangat Emosional. Mourinho menyalami beberapa staf Chelsea sebelum masuk ruang ganti, Conte yang menghilang entah kemana tidak sempat bersalaman dengan Mourinho.

Meladeni permainan terbuka Chelsea dan minimnya kreatifitas di lini tengah, harus membuat Manchester United mengakui keunggulan tim tuan rumah. Sangat terlihat, Manchester United sangat merindukan peran Paul Pogba yang mampu mendongkrak permainan Manchester United seperti di awal musim.

Statistik Manchester United dengan dan tanpa Pogba. Credit : Sky Sports

Dengan hasil ini, Mourinho hanya mampu mencetak satu gol saat bertandang ke markas tim 6 besar terbaik liga sejak 2015. Memperburuk catatan yang sebelumnya. Manchester United pun harus mengakui kenyataan pahit bahwa mereka kalah lebih banyak (18) dan kebobolan lebih banyak (67) melawan Chelsea dibanding kesebelasan lainnya.

Statistik Mourinho menghadapi tim 6 besar liga. Credit : Sky Sports

Di klasemen, Manchester United dipaksa melihat Manchester City semakin mantap di puncak klasemen, dengan selisih 8 poin. Dengan Tottenham Hotspur dan Chelsea membuntuti di posisi ketiga dan keempat.

Statistik Chelsea vs Manchester United 1-0

1 – 0
Full Time
Minggu 06 November, 23:30 WIB
Tiemoue Bakayoko 20′
49′ Phil Jones
51′ Ander Herrera Aguera
Alvaro Morata 55′
62′ Marouane Fellaini
Phil Jones
62′ Anthony Martial
Henrikh Mkhitaryan
Antonio Rudiger
Davide Zappacosta
66′
71′ Marouane Fellaini
78′ Jesse Lingard
Ashley Young
Danny Drinkwater
Cesc Fabregas
79′
Willian Borges da Silva
Eden Hazard
87′

Tabel Klasemen

Enam besar klasemen sementara setelah pekan ke 11.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Berita Menarik Lainnya
Komentar
Memuat...